Jeep Wrangler
Produk yang mendapat pujian dari Enzo Ferrari sebagai satu-satunya sports car Amerika ini memang luar biasa. Diciptakan sebagai kendaraan lintas medan, Jeep tidak hanya laku sebagai kendaraan perang, dia juga laris manis dikonsumsi oleh kalangan sipil.
Satu dari sekian banyak varian yang diminati adalah Wrangler. Bahkan, Wrangler harus mendapat penghargaan sebagai mobil den-gan jajaran varian paling banyak. Sebut saja, Arctic, Mountain, Call of Duty, belum lagi varian reguler seperti Sport, Sahara, dan Rubicon. Untuk tahun 2012, Jeep bahkan membagi lagi Wrangler Sport menjadi tiga, yaitu Sport X, Sport Renegade, dan Sport Platinum.
Unit yang kami uji adalah varian Sport Platinum bermesin diesel berkapasitas 2,8 liter. Chrysler Indonesia memastikan bahwa mesin ini mampu menenggak segala macam bahan bakar diesel di Tanah Air mulai dari solar “lang-ganan truk”, solar impor, dan tentu saja Pertamina DEX, solar terbaik di Indonesia.
Pun demikian, kami amat yakin dan percaya, Anda pasti tidak akan tega mengisi tangkinya dengan solar bersulfur tinggi. Tidak hanya meren-dahkan gengsi pemiliknya, namun lebih penting dari itu, solar bersulfur tinggi dapat mempersingkat umur onderdil vital mesin mobil Anda.
UJI JALAN JEEP WRANGLER
Dapur pacu tersebut mampu meletupkan 200 hp pada 3.600 rpm, serta torsi 460 Nm pada I.600-2.600 rpm. Konsumsi bahan bakar (kombinasi) yang kami catat adalah 12,1 km/liter. Akselerasi 0-100 km/jam direngkuh dalam II,7 detik. Percayalah, senang rasanya mengemudikan sebuah Jeep yang irit, dengan “tonjokan” torsi yang hebat.
Sesuai kodratnya sebagai sebuah Jeep, Wrangler Sport Platinum, atau Wrangler varian lainnya, harus siap diceburkan ke medan berat. Terbayang suspensi yang keras dengan interior yang seadanya ala “mobil gunung”. Hal tersebut terbantahkan saat SUV ini dicoba dilarikan di jalan tol serta medan offroad.
Suspensi mampu meredam per-mukaan jalan aspal dengan baik. Memang agak keras, tapi tidak akan mengganggu kenyamanan. Jeep meletakkan tangki bahan bakar tepat di antara sumbu roda depan dan belakang, lengkap den gan pelat setebal 2,5 mm untuk melindunginya.Dengan peletakan tersebut kestabilan mobil bisa lebih terjaga. Meski demikian, ge-jala limbung masih terasa karena bagaimana pun ini adalah mobil dengan ground clearance tinggi.
Vang mengejutkan justru saat memasuki medan non-aspal. Lin-tasan offroad ringan berpasir dan berbatu mampu diredam dengan baik, bahkan saat mobil dilarikan pada kecepatan yang relatif tinggi (60 km/jam). Guncangan yang muncul diredam dengan baik oleh suspensi model heavy duty.
Transmisi otomatis 5-perce-patan bersinergi dengan baik bersama sistem gerak empat roda (4WD) berteknologi Command-Trac serta transfer case NV241, yang membagi torsi ke roda yang mem-butuhkannya. Sayang, kami tidak sempat menguji ke medan offroad yang lebih ekstrem.
Lebih dari itu. Jeep membekali-nya dengan beragam fitur yang akan membuat Anda bangga saat mengemudikannya. Dashboardnya memang sederhana, namun pada dashboard akan ditemukan tom-bol power window, pengendali AC, serta head unit berlayar sentuh yang disediakan oleh Infinity, lengkap dengan hard disk.
Selain itu, fitur uConnect, khas Chrysler, sudah tersedia pada head unit, serta memiliki kemampuan voice command, Pada varian Sport Platinum, dibekali dual top (atap), yaitu hard top dan soft top. Atap yang terakhir disebut terlipat di bagian bagasi, dan dapat difungsikan kapan pun, asal ada tempat untuk meletakkan atap keras yang harus dicopot. Jeep juga mendesain pintu agar mudah dilepas dan dipasang.
Varian ini telah dibekali velg 17 inci yang sayangnya tampak biasa saja, plus bumper depan berbahan plastik tebal. Jika Anda kurang yakin dengan bumper ini, Mopar, peracik aksesori resmi Jeep, telah menyiapkan bumper besi yang siap pasang.
PENDAPAT KAMI
Selepas mengujinya kami me-nemukan fakta mengejutkan soal praktikalitas mobil ini. Dengan empat pintu, kabinnya akan lebih mudah diakses. Selain itu, jarang ada orang yang setuju kalau Jeep WrangLer adalah mobil yang irit.Kali ini, dengan mesin diesel canggih, anggapan tersebut dilegitimasi, konsumsi BBM-nya mencapai 12 km/liter, sekaligus mengokohkan statusnya sebagai mobil offroad yang ramah di jalan aspal.
Labels: New Car 2016

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home